 | THE NYAI ONTOSOROH PROJECT | Nov 10, 2006 |
The Nyai Ontosoroh Project The Nyai Ontosoroh Project is a collaboration of many organizations, initiated by individual women activists to bring issues of women’s rights and liberation into the mainstream by using the arts as a campaign tool. Inspired by the struggles of the female character Nyai Ontosoroh’s (as depicted by Pramoedya AnantaToer in his novel This Earth of Mankind, by Pramoedya Ananta Toer), The Nyai Ontosoroh Project brings the Nyai Ontosoroh story before a public audience. In the hope of raising awareness of women’s rights and human rights, the Nyai Ontosoroh Project is designed and of consists activities which relate to Nyai Ontosoroh as well as a Theatre Performance. The Nyai Ontosoroh non-theatre activities are: Public Discussion, Book Publishing and Theatre Performance. Theatre Performance in Jakarta August, 2007 will be the peak of the activities. Public Discussions and book publishing will be supporting the main programme, i.e. Theatre Performance. Unlike other supporting activities, each activity has a significant role in promoting women’s rights. There will be another public discussion after the play also. That is one of the meanings of the The Nyai Ontosoroh Project, to continue even after the show is over. In the hope that audience and public as a whole will acknowledge women’s rights as human rights, and in the end will actively become involved individually or collectively in respecting and struggling for women’s rights.
  | Photos | Jul 13, 2007 |
Rehearsals 5 Photos, 2 comments
flyer Teater Nyai Ontosoroh 1 Photo, 1 comment
the show must go on.... 2 Photos
|
 |  | Blog | Jul 22, 2007 |
HARGA RESMI TIKET PERTUNJUKAN TEATER NYAI ONTOSOROH 12, 13, 14 AGUSTUS 2007 DI GEDUNG GRAHA BHAKTI BUDAYA TIM-JAKARTA, PUKUL 20.00 WIB VIP Rp 100.000,00 Wings Rp 75.000,00... more
  | Guestbook | |
 | Iyah, setuju..bisa tak ya di pentaskan lagi?? Plissssss.... |
 | Hmmm...bisa nggak sih, Nyai Ontosoroh dipentakan lagi? |
 | JUMPA “PENULIS PEMBERONTAK” NUREL JAVISSYARQI DI MOJOKERTO Biro sastra Dewan Kesenian Kota Mojokerto (DKM) kembali mengadakan diskusi sastra. Kali ini mengundang Nurel Javissyarqi, penulis asal Lamongan kelahiran 1976 sebagai narasumber. Pembicara lain yang diundang adalah Abdul Malik (Penanggung jawab Jurnal kebudayaan Banyumili) dan Suyitno Ethexs (Forasamo) sebagai moderator DKM menggandeng Forum apresiasi sastra Mojokerto (Forasamo) dan Maja van Java Cinema Club sebagai pendukung acara. Diskusi akan diadakan pada hari Kamis, 13 Maret 2008 pukul 19.00 wib di sekretariat DKM Jl. Gajah mada 193 Kompleks GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto. Saiful Bakri, Komite sastra DKM dalam rilis yang dikirim via email kepada Radar Mojokerto mengatakan bahwa perjalanan proses kreatif Nurel yang diawali dari Jogja hingga ke kota-kota lain telah menghasilkan sejumlah karya antara lain Trilogi Kesadaran (2006); Sarang Ruh (1999); Takdir Terlalu Dini (2001); Ujaran-ujaran Sang Pujangga (2004); Batas Pasir Nadi (2005), Kekuasaan Rindu Sayang (2007), dll. Yang termutakhir adalah antologi puisi Kitab Para Malaikat (2007). Ia pernah nyantri di pesantren Denanyar Jombang dan beberapa pondok lain, meski sekian bulan, terutama di pesantren Watucongol Gunung Pring Sleman Jogjakarta. Pengalaman nyantri ini begitu membekas di sejumlah karya-karyanya, semisal pada kontemplasi spiritual, lebih-lebih, pada sublimitas puisi-puisinya. Yang paling hebat dari “penulis pemberontak” nan perokok berat ini, adalah ia mendirikan penerbit Pustaka Pujangga yang gencar menerbitkan puluhan karya dan karya kawan-kawan penulisnya. Ini satu gebrakan dari seorang penulis yang nekat dan jarang dimiliki penulis lain. Acara terbuka untuk umum dan gratis. Konfirmasi: 081 330 06 1978: Saiful Bakri, Biro sastra Dewan Kesenian Kota Mojokerto
|
 | salam budaya selamat atas proses yang telah sedang dan akan berlangsung salam kenal |
 |
lia80 wrote on Sep 23, '07 boleh ngintip dikit ngak nyai he he he |
 |
join ya, untungnya gede loh.....
|
 | Nyai Ontosoroh diadaptasi dari Buku Bumi Manusia karya Pram. Dan, sudah dipentaskan di Surabaya oleh Teater Institut Unesa pada bulan Juli lalu.
salam F |
 | kalo boleh tau nehh, apa neh ontosoroh yang ada di tetralogi`nya pramoedya anantatoer??? kapan neh maen di surabaya ??
|
 | sorry fa, aku gak sempat nonton... kapan di kota lain |
 | terima kasih atas dukungan semua pihak. Pementasan Teater Nyai Ontosoroh telah ditonton tidak kurang dari 3000 orang selama 3 hari berturut-turut. Sambutan publik sangat menyemangati kerja-kerja kami.
salam-salam
|
 | Pementasannya keren sekali. Salut and two thumbs up! |
 | apa kabar sobat.................... |
 | ciao! sono molto bene.. grazie mille.
|
 | Untuk semua yang sudah berkunjung, menyapa kami, terima kasih banyak. Sangat menyenangkan bertemu kalian semua di sini. Semoga kita jumpa di GBB TIM, 12, 13, 14 Agustus 2007. Yeah, 4 Hari lagi pentas! Semoga kami bisa memberikan yang terbaik. Untuk info, tiket hari pertama (Minggu, 12 agustus) sudah sold out! Hari ke dua dan ke tiga, tinggal dikit. So, segera hubungi panitia untuk memastikan dapat tiket tanda masuk ya...
salam-salam!
|
 | sukses buat pementasan di TIM.. |
 | nyai ontosoroh, kapan bisa di film dan ditonton berjuta penduduk indonesia |
 |  |  | Reviews | Aug 21, 2007 |
Seni & Budaya Kompas, Minggu, 19 Agustus 2007 Perlawanan Ontosoroh Ilham Khoiri "Kita telah melawan, Nak, Nyo. Sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya!" Sambil berucap, Nyai Ontosoroh berdiri tegak, kepala mendongak. Menantunya,... more
  |
| |